Pematangsiantar (SIB)
Setelah melalui verifikasi faktual yang dilakukan oleh PPS dan PPK se Kota Pematangsiantar selama satu bulan sejak pene-rimaan berkas dukungan, hanya dua pasang calon per-seorangan yang memenuhi syarat dukungan minimal untuk maju sebagai Bakal Calon (balon) Walikota pada Pilkada Juni mendatang. Penetapan tersebut dilakukan pada rapat pleno KPU (Komisi Pemilihan Umum) yang digelar, Rabu (17/2) di Kantor KPU Kota Pematangsiantar Jalan Porsea.
Demikian dikatakan Ketua KPU Pematangsiantar Rajaingat Saragih SH melalui anggota KPU Ir Dilan Karno, Kamis (18/2) terkait hasil pleno atas penyerahan hasil verifikasi faktual dukungan bagi calon perseorangan yang dila-kukan oleh PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). Kedua pasangan perseorangan yang memenuhi syarat minimal yang ditentukan adalah Barkat Shah/Ir Boundeth Damanik SH dan pasangan Dr Ria Novida Telaumbanua/Drs Suri-yatno.
Dikatakan Dilan Karno, berdasarkan peraturan dan perundang-undangan Balon Perseorangan yang akan maju sebagai Calon Kepala Daerah Kota Pematangsiantar harus memiliki dukungan minimal sebanyak 14.356 dibuktikan dengan lampiran KTP dan pernyataan. Setelah melalui verifikasi faktual yang melibatkan PPS dan PPK hanya dua pasang yang dukungannya memenuhi syarat karena melebihi angka dukungan minimal.
Berdasarkan hasil verifikasi tersebut pasangan Barkat Shah/Ir Boundeth Damanik memenuhi syarat karena memiliki dukungan sebanyak 19012 berkas dari dukungan awal sebanyak 26.985 berkas, disusul pasangan Dr Ria N Telaumbanua/Drs Suriyatno dari 19.914 dukungan awal setelah diverifikasi masih memenuhi syarat sebanyak 15.134 duku-ngan.
Selanjutnya pasangan Dr Margan Sibarani MKEs/ Dra Rupina Aruan dukungannya tinggal 14227 dari jumlah dukungan awal 20.179 berkas, kemudian Frans Imanuel Saragih/Dra Roqiba Hasibuan menyisakan dukungan 14.095 dari dukungan awal 19.852 berkas. Pasangan Prof Dr Poltak Sinaga Msi/Drs Jalil Saragih dukungan yang me-menuhi syarat hanya 11.869 dari dukungan awal sebanyak 17.740 berkas.
Selanjutnya pasangan Ir H M Alipia Lubis/ Ir Firman Pasaribu dukungan yang memenuhi syarat hanya 6124 dukungan dari dukungan awal sebanyak 15.048 berkas, pasangan Syahrizal SE/ dr Petrus Yusuf menyisakan dukungan sebanyak 3841 berkas dari dukungan awal 14.487 berkas dan terakhir pasangan Kusdianto SH/Sorry Ria Tarigan hanya menyisakan 3554 berkas dari dukungan awal yang diajukan sebanyak 14462 berkas.
Bagi pasangan dari jalur perseorangan masih diberi kesempatan untuk melengkapi berkas dukungan hingga akhir Maret mendatang untuk diveri-fikasi tahap kedua dengan syarat harus melampirkan dukungan sebanyak dua kali lipat dari kekurangan syarat minimal yaitu 14356 berkas. Selanjutnya sesuai tahapan KPU sejak hari ini (kamis 18/2) sudah membuka pengam-bilan formulir pendaftaran bagi seluruh pasangan baik dari jalur perseorangan maupun dari Partai Politik dimulai sejak 18 Februari hingga 3 Maret sebagai rangkaian dari tahapan Pilkada Pematang siantar, tutup Dilan.(S21/S9)
Jumat, 19 Februari 2010
Incumbent Berpeluang Menang
Jumat, 19 Pebruari 2010
FORMULIR: Sekretaris PKB Siantar Hazari Hasibuan saat mengambil formulir pendaftaran Balon wali kota di KPUD atas nama M Heriza Syahputra SH, Kamis (18/2). Hari pertama pembukaan pengambilan formulir pendaftaran, dua Balon telah mengambil formulir.
Sejumlah kalangan memprediksi, pada Pemilukada 2010, incumbent akan memeroleh beberapa keuntungan dalam hal perolehan suara. Salah satunya, incumbent diuntungkan dengan keberadaan belasan ribu PNS Pemkab Simalungun, yang tersebar di 31 kecamatan.
Alendra, mahasiswa jurusan ilmu politik pada salah satu perguruan tinggi di Kota Medan, saat ditemui di kompleks perkantoran SKPD Pematangraya, Kamis (18/2) mengatakan, dengan jabatannya sebagai kepala pemerintah, incumbent lebih berpeluang meraup dukungan dari kalangan pegawai, dibanding calon lainnya.
"Dengan posisinya itu, incumbent tentunya mampu memberikan sejumlah kemudahan, bahkan fasilitas kepada kalangan pegawai. Nah, ini lah yang kemudian memotivasi para pegawai agar tetap mendukung incumbent untuk masa jabatan kedua kalinya, dengan harapan berbagai kemudahan khususnya dalam urusan dinas dapat diperoleh," kata Alendra, diamini rekannya, Natasha Siahaan dan Nur Amin.
Dijelaskan Alendra, besarnya peluang incumbent untuk memenangkan Pemilukada tidak terlepas dari keuntungan yang didapat oleh kepala daerah, baik keuntungan langsung maupun tidak langsung. Keuntungan langsung yang didapat kepala daerah yang tengah menjabat adalah dalam bentuk popularitas.
"Seorang kepala daerah (incumbent, Red) mungkin adalah orang yang paling dikenal oleh para pemilih. Selain itu, tinggi rendahnya mobilitas seorang incumbent melakukan kunjungan ke daerah-daerah juga merupakan salah satu keuntungan yang secara tidak langsung diperoleh oleh incumbent," kata Natasha menimpali, sembari mengatakan ia dan rekan-rekannya berada di Simalungun untuk melakukan riset tentang perpolitikan menjelang Pemilukada, sebagai bahan tugas akhir kuliah mereka.
Sedangkan Nur Amin berpendapat, faktor penentu kemenangan seorang incumbent pada Pemilukada adalah kemampuannya dalam memanage program pembangunan daerah yang dipimpinnya, minimal menjelang pelaksanaan Pemilukada. Atau dengan kata lain, kemampuan incumbent dalam memainkan ekonomi politik, yang ditunjukkan dengan pembangunan yang dilakukan oleh incumbent dengan program kerjanya.
"Saya tidak tahu apakah ini baru terjadi akhir-akhir ini atau memang sejak dahulu. incumbent di Simalungun sangat berpeluang untuk menang lagi. Karena, sejumlah program kerja pemerintah daerah ini umumnya ditujukan untuk dapat dinikmati secara langsung oleh masyarakat umum. Dan ini, tentu saja berdampak pada pencitraan positif yang bersangkutan, yang menguntungkan dalam usaha mendulang dukungan," paparnya.
Terpisah, A br Saragih, dan K br Aritonang, dua orang kepala SD yang ditemui di pelataran kantor Dinas Pendidikan Simalungun kemarin menyatakan, akan kembali mendukung incumbent dalam Pemilukada mendatang.
Menurut mereka, selama kepemimpinannya, banyak kemajuan yang dirasakan secara langsung oleh mereka, yang tidak mereka peroleh pada masa kepemimpinan bupati terdahulu. Salah satunya adalah kemudahan dalam hal pengurusan-pengurusan administrasi kedinasan.
"Dibandingkan dulu, sekarang jauh lebih enak lah pokoknya. Sekarang, mau ada urusan di dinas, nggak rumit seperti dulu lagi. Selain itu, kalau di daerah kita ada kegiatan, beliau (Bupati, Red) diundang, beliau pasti datang, kalau memang waktunya memungkinkan," ujar br Aritonang dengan logat Batak yang kental. (ing)
Ir. RE Siahaan adalah walikota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia, berpasangan dengan Drs Imal Raya Harahap sebagai wakil walikota. Ia menjabat walikota sejak tanggal 25 Agustus 2005. Sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Holtikultura Kabupaten Simalungun.
DATA PRIBADI
Nama Lengkap : Ir. Robert Edison Siahaan
Tempat Lahir/Tgl. Lahir : Balige, 29 April 1959
Agama : Kristen Protestan
Alamat : Jl. Sutomo No 10 Pematang Siantar – Sumatera Utara
DATA KELUARGA
Istri : Elfrida Dorowaty Hutapea (Sibolga, 7 Desember 1961)
Anak :
Fernando S.M. Siahaan (P.Siantar, 9 Maret 1984)
Sylvia M.E. Siahaan (P.Siantar, 28 April 1987)
Endang Sartika Siahaan (P.Siantar, 6 Oktober 1994)
Eric Julio Siahaan (P.Siantar, 13 Juli 1996)
PENDIDIKAN
Sekolah Dasar : SD Negeri 12 P. Siantar (1971)
Sekolah Menengah Umum : SMP Negeri 1 P. Siantar (1974)
Sekolah Menengah Atas :
SMA Negeri 2 P. Siantar (1977)
S1 Institut Pertanian Bogor (1982)
KARIR
1983 – 1987 Kepala Unit Pelaksana Proyek (UPP) PKKR Dolok Batu Nanggar Simalungun
1984 – 1987 Kepala Cabang VI Dinas Perkebunan Propinsi Dati I Sumatera Utara di Siborong-borong
1994 – 1995 Kepala Cabang V Dinas Perkebunan Propinsi Dati I Sumatera Utara di Sidikalang
1995 – 2001 Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Simalungun
2001 – 2005 Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Simalungun
2005 – sekarang WALIKOTA PEMATANG SIANTAR
TANDA JASA / PENGHARGAAN
2005 : SATYALANCANA KARYA SATYA 20 TAHUN, Oleh Presiden RI Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono
PENGALAMAN ORGANISASI
2006 – 2011 : Ketua DPC. Partai Demokrat Kota Pematang Siantar
PENGALAMAN LUAR NEGERI
April, 2007 : Bangladesh – Promosi Budaya dan Pariwisata Indonesia (Indonesia Night 2007)
http://www.resiahaan.info/?p=107
info boleh ditambah/edit hub : ulamatuah_ saragih@yahoo.com hp 081361707763
Sebagai Walikota Incumbent wajar saja kalau Ir RE Siahaan berobsesi berkuasa untuk dua periode. Alasannya pun tentu klasik, ingin melanjutkan pembangunan Kota Pematang Siantar lima tahun lagi, tentu untuk mensejahterakan masyarakat. Ir RE Siahaan memang sudah banyak berbuat untuk kota Pematang Siantar walaupun hujatan, makian dan protes dari sekelompok anggota masyarakat terus bergulir selama kepemimpinannnya hampir lima tahun, bahkan kurang akur dengan DPRD periode lalu. Tentu ada juga yang mendukung bahkan memuji, biasalah di negara demokrasi.
Secara politis, keinginan Ir RE Siahaan untuk maju lagi juga sangat kuat. Hal ini paling tidak karena Partai Demokrat yang dipimpinnnya menjadi pemenang dalam PemiluLegislatif dan Pilpres tahun 2009. Hasil ini pun tergambar di kursi DPRD P Siantar yang berhasil meraih 6 kursi (terbanyak) dari 30 kursi serta berhasil mengantarkan kader terbaiknya Maruli Hutapea SE menjadi Ketua DPRD Pematang Siantar Periode 2009-2014.Atas prestasi kemanangan itu lumrah saja Ir RE Siahaan menjadi prioritas untuk “memakai kapal” Partai Demokrat menjadi Calon Walikota Pematang Siantar 2010-2015. Seperti dituturkan seorang kader partai itu, kalau RE Siahaan tidak dicalonkan partai Demokrat berarti ia “dizolimi” oleh orang lain. Soalnya, dia itu ketua partai pemenang pemilu, tentu tak logis kalau mencalonkan orang lain. Soal ada persoalan lain itu urusan nanti. Begitupun sebagaimana fenomena di negeri ini, maka siapa calon partai Demokrat sepertinya ditentukan dari atas alias DPP-nya. Berhasilkan RE meyakinkan induk partainya, wait and see...
Bualan di Kedai Kopi Kok Tong juga terdengar, sebenaranya RE Siahaan pasti maju pakai atau tanpa partai demokrat. Sejumlah partai gurem juga disebut-sebut sudak siap berkoalisi untuk mendukung dan mencalonkan RE Siahaan. “ Memang RE masih yang terkuat “., ujar seorang rekan di Kedai Kopi Kok Tong Jalan Cipto kota ini, dan ditambahkannya, jangan-jangan semua kapal diborongnya.
Lantas siapa pendamping RE Siahaan ? Disaat banyakmya orang meragukan RE Siahaan tidak akan ada pendukungnya atau "kapal"nya untuk mencalonkan sebagai walikota, tampaknya itu adalah penilaian yang sesaat dan tidak memperhitungkan kepiawaian orang nomor satu sekarang di Kota P Siantar itu. Menurut salah satu keluarga dekat dan sahabatnya, bahwa dipastikan Partai Demokrat masih mempercayakan RE Siahaan menjadi perahunya. Siapa nggk menyangka partai berlambang tiga berlian itu tetap menganggap RE Siahaan masih dicintai rakyatnya. Kalau kita jujur dan objektif menilai kepemimpinan RE Siahaan selama kurun waktu 4 tahun lebih itu, secara siqnifikan program pembangunan meningkat diantaranya pengaspalan hotmix di setiap penghubung antar kelurahan-kecamatan, pembukaan jalan alternatif, ronovasi pusat pasar horas, perbaikan infra struktur gedung sekolah, memperhatikan hak-hak guru, seperti pemberian THR, pakaian batik kepada semua PNS, kesejahteraan guru, uang lauk pauk dan masih banyak lagi hal-hal yang menyangkut keperluan para guru dan PNS di Pemko P Siantar itu. Lalu, banyak juga elemen yang menuduh bahwa RE Siahaan melakukan koruosi .... kita menganut azas praduga tak bersalah. Artinya, sepanjang belum memasuki ranah hukum kita tak satupun boleh memvonis, menghujat seolah-olah RE Siahan telah melakukan korupsi. Kalau masalah korupsi itu adalah tugas aparat hukum. Sekarang kita harus melihat apa yang sudah dilakukan di kota "Sapanganbei Manottok Hitei" itu. Ginjang-ganjing memanasnya pertikaian RE Siahaan dengan para wakil rakyat periode 2005-2009 kita haraus lihat secara jernih, siapa sebenarnya yang memulai pertikaian itu. Apakah para wakil rakyat masa periode yang lalu itu juga sudah dianggap benar. Walau kita mempunyai hak untuk menilai, tetapi kita lakukanlah dengan cara seimbang. tetapi untuk apa ambil pusing terhadap perilaku yang seolah-olah sudah memperjuangkan hak-hak rakyat para wakil rakyat itu, tetapi mari kita lihat apa yang sudah dikerjakan hari ini. Kita sekarang dihadapkan untuk memilih kembali pemimpin di Kota P Siantar itu pada tanggal 9 Juni 2010. Sebagai gambaran umum dan isu yang merebak bahwa RE Siahaan yang kini masih menjabat Ketua DPC Partai Demokrat P Siantar itu tetap mempercayakan RE Siahaan sebagai figur yang masih layak divalonkan oleh PD sebagai balon walikota. hasilnya tinggal beberapa hari lagi kita akan ketahui apakah DPP PD di jakarta sudah memberikan rekomendasi untuk RE Siahaan. Kalau PD masih tetap percaya kepada RE Siahaan maka analisis politik dan hasil Pilkada nanti sudah dapat kita pastikan siapa pemenangnya. tetapi ini bukan mengangap calon yang lain tidak bisa mengimbangi kepopuleran RE Siahaan menjadi orang nomor satu di P Siantar itu. Sekarang beliau (RE Siahaan-red) punya perangkat, struktur yang sangat kuat dan rapi, ditambah "amunisi" yang masih kuat ditambah mesin partai yang akan bekerja secara maksimal. Lihatnya ketenangan dan sikap low frofile RE Siahaan yang tetap senyum dan tabah setiap serangan yang diarahkan kepada dia. Itu semua dihadapi secara tenang dan tidak melakukan apapun terhadap orang yang menuduh dan memvonis dirinya. (GP)
Ir Mahrum Sipayung MS, kini sedang menjabat Sekda Kabupaten Simalungun. Kabarnya alumni USU ini sudah direstui Bupati Simalungun Drs Zulkarnain Damanik MM untuk ikut bertarung dalam perebutan kursi Walikota Pematang Siantar. Bahkan dalam waktu dekat Mahrum sudah siap mundur dari jabatannya sebagai Sekda Kabupaten Simalungun.
Anak kelahiran Bage, pinggiran Danau Toba Kabupaten Simalungun ini beberapa waktu lalu sudah mendaftar dari PDIP Kota Pematang Siantar..
Mantan Kadis perkebenunan dan Kadis Kehutanan Simalungun ini juga hari-hari ini semakin serius untuk melakukan “sosialisasi” kepada masyarakat di seluruh penjuru kota. Ketua Alumuni IKA USU Siantar Simalungun ini mungkin juga merasa punya dukungan ribuan pegawai Pemka bSimalungun yang bermukim di Kota Pematang Siantar. Dukungan itu seperti dikemukakan oleh Bupati Simalungun Drs Zulkarnain Damanik MM dan Ketua DPRD Simalungun Binton Tindaon SPd dalam suatu acara di rumah Ir Mahrum Sipayung Kampung Kristen Pematang Siantar, Jumat (15/1) lalu.
Pasangan Calon Walikota Pematang Siantar 2010-2015 Barkat Syah (Akat) dan Ir Bondeth Damanik, Sabtu siang(16/1) mendaftar ke KPU Pematang Siantar. Pasangan yang diantar sejumlah pendukung ini diterima Ketua KPU Pematang Siantar Raja Ingat Saragih SH didampingi anggota KPU Batara Manurung dan Mangasi Purba SH.
Barkatsya...h maju mendaftar jadi calon dari jalur independependent (perseorangan); yang didukung oleh 26.777 orang dari seluruh kecamatan di Kota Pematang Siantar. Dukungan terbanyak dari Kecamatan Siantar Martoba, lebih dari 6 ribu orang. Jumlah dukungan yang diperoleh Barkat Syah telah melebihi persyaratan minimum yaitu 14.000 lebih. Jika saja para pendukung ini konsisten untuk menjadi pemilih pada Pemuilu Kada mendatang , maka besar kemungkinan pasangan Barkatr Syah akan menjadi pemenang dalam pertarungan ini. Para pendukung Barkat Syah Sabtu siang terlihat cukup semangat untuk mengantar calon unggulan mereka ini, di antaranya hadir sejumlah tokoh di antaranya Pdt Hot Imanson Sinaga STh, Sarbudin Panjaitan SH, MH, Muhtar Tarigan, Reagen Rajagukguk MA, Sunardinsyah (Mentan Ketua PWI Siantar-Simalungun), daan lain-lain.Bravo........!.
Dr. Margan RP Sibarani Mkes mendaftar menjadi Calon Walikota Pematang Siantar 2010-2015 lewat jalur perseorangan independen. Ketika mendaftar ke KPU Pematang Siantar Jumat (15/1) mengaku sudah mendapat dukungan dukungan sebanyak 20.179 warga Pematang Siantar. Dr Margan RP Sibarani Mkes yang mantan Direktur RSU Tarutung itu sepertinya pertcaya diri berpaket dengan mengandalkan suara Kristen dengan memilih wakilnya Dra Rupina Aruan. Dengan slogan “ Pematang Siantar Jadilah Terang “.
Satu-sataunya wanita yang menjadi calon walikota Pematang Siantar 2010-2015 adalah Dr Ria Novida Telambanua, yaqng berpasangan dengan Drs Suryatno. Mantan Direktur RSU Umum Dr Djasamen Saragih ini mendaftar lewat jalur perseorangan yang mengaku didukung 20.200 orang. Beberapa bulan lalu, Kota Pematng Siantar sempat ramai terkait dengan “gerakan” dr Ria yang seperti “melawan” kepada walikota Ir RE Siahaan. Kabarnya dia menentang berbagai kebijakan walikota yang dirasanya tidak sesuai dengan aturan; dan akhirnya dia diberhentikam walikota, setelah sebelumnya menyatakan mundur dari jabatannnya.
“ Jika saja semua wanita di kota Siantar memilih wanita jadi walikota , maka dr Ria akan menjadi pemenang dalam pertarungan merebut kursi walikota “, kata D.U.Rhyhney Purba, seorang guru di Pematang Siantar
Posted in Berita Utama by Redaksi on Februari 6th, 2010
Pematangsiantar (SIB)
Hulman Sitorus SE hampir dipastikan masuk dalam bursa calon walikota Pematangsiantar periode 2010-2015. Lima partai berkoalisi (PPIB, PPRN, PPD, Partai Buruh dan Partai Patriot) sebagai perahunya akan mengusung tokoh muda ini, Hulman Sitorus SE diyakini mampu bertarung dalam Pemilukada yang dijadualkan KPUD setempat tanggal 9 Juni 2010.
Masuknya nama Hulman Sitorus yang seharinya anggota DPRD Pematangsiantar ke bursa pencalonan sebagimana dipantau wartawan SIB, Rabu (3/2) menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Karena Politisi muda dari PPI (Partai Pemuda Indonesia) dinilai mampu berkiprah untuk bertarung merebut kursi nomor satu di kota Adipura tersebut.
Hulman Sitorus SE dicoba dihubungi dengan nada diplomatis menjawab; “Mudah-mudahan Tuhan meridhoi dan memberkatinya,” kilahnya. Ditanya soal kepastian koalisi partai sebagai perahu mengusungnya ke bursa pencalonan, Sitorus tidak mau sesumbar. Akan tetapi melalui deal-deal politik, lima partai yang mempunyai kursi di DPRD Pematangsiantar sudah merespons positif.
Finalisasi penyelesaian administrasi sebagai pengikat MoU (kesepakatan) dari lima partai meliputi Partai PIB, PPRN, PPD, Partai Patriot dan Partai Buruh menurut informasi dikumpulkan SIB tidak ada lagi hambatan. Tinggal menunggu deklarasi konkrit agar tidak ada keragu-raguan di masyarakat. Secara terpisah, Ketua DPC PPIB kota Pematangsiantar Kennedy Parapat SE dan Ketua DPC Partai Buruh EB Manurung SH dikonfirmasi SIB membenarkan partainya positif mendukung Hulman Sitorus.
“SK DPP Partai Buruh No.06/S-KEP/DPP-Partai Buruh/ 11/2010 tertanggal 1 Februari 2010,” ungkap EB Manurung.
Memberi warna baru
Karir politik Hulman Sitorus semakin teruji. Pengalaman dalam organisasi politik pun organisasi nonpolitik mewarnai lembaran hidupnya menempatkan sosok dirinya akan diperhitungkan. Tak disangsikan kemampuan intelektualnya menerapkan manajemen supra modern mengaplikasikan teori isi buku karangan Tanri Abeng MBA yang dijuluki manajer sohor semiliar itu.
Pengalamannya sudah terukur dan teruji memimpin organisasi membuat jati dirinya semakin lengkap atas aplikasi kepedulian sosial tinggi dalam kehidupan dan hidup masyarakat khususnya yang termarjinalkan. Spontanitasnya memahami dan merenungi nasib masyarakat marjinal, membuat deras arus simpati mengalir kepadanya. Ini fakta dan realitas di kalangan masyarakat, kata Erwin Sinaga seorang warga seperti melempar pujian.
Setidaknya, keikutsertaan Hulman Sitorus SE mengisi bursa pencalonan walikota periode lima tahun ke depan, diyakini akan memberi warna baru bagi masyarakat dan daerah Pematangsiantar. Bisakah menjadi realita? Tentu suara rakyat yang menentukan. Hulman dengan sifat kerendahan hatinya berucap; “Bila diinginkan Tuhan siapapun tidak ada yang mampu menghalanginya.” (S2/m)
PASANGAN RODA: Pasangan balon walikota dan wakil walikota Herowhin TP Sinaga AP MSi dan Hj Farida Riani Damanik yang dikenal dengan sebutan RODA. (Foto SIB/S5) Pematangsiantar (SIB)
Pasangan Herowhin TF Sinaga AP MSi dan Hj Farida Riani Damanik dengan sebutan RODA tampaknya merupakan balon (bakal calon) walikota dan wakil walikota P Siantar yang tidak bisa dipandang sebelah mata oleh pesaing balon lainnya. Pasangan yang sudah pasti diusung oleh PAN, PDS, Partai Hanura dan PPI ini akan dideklarasikan pada tanggal 20 Februari 2010 di Conventional Hall Siantar Hotel P Siantar.
Herowhin Sinaga kepada SIB, Senin (15/2) malam di kediamannya Jalan Handayani P Siantar mengatakan bahwa strategi untuk memajukan kota P Siantar telah dituangkan dalam visi dan misi yang sangat logis dan mampu untuk dijalankan dan dilaksanakan yakni visi: “Kota P Siantar menjadi kota bersih, sakral dan kota tujuan, disingkat SIANTAR BERSATU. Misi: membentuk aparatur pemerintahan yang bersih dan berwibawa, menjadikan lingkungan kota P Siantar yang bersih dan nyaman, membentuk kehidupan beragama yang bertoleransi dan berkembang, mendorong pengembangan dan pembangunan potensi budaya, pembangunan infrastruktur perkotaan yang berkonsep dan meningkatkan/mengembangkan pendidikan, kesehatan, industri, perdagangan dan jasa.
Untuk mencapai semua program tersebut kita buat strategi pencapaian visi dan misi. Strategi pertama SIANTAR BERSATU meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan publik. Program ini tentu yang akan kita laksanakan adalah di antaranya meningkatkan disiplin dan pengawasan, pemberian sanksi yang tepat serta memberikan penghargaan sesuai prestasi, pengaturan dan penataan sistem kerja berdasarkan kajian jam dan hari kerja, peningkatan kinerja fungsi organisasi, peningkatan pengawasan aparatur daerah dan pembangunan, pembenahan peraturan perundangan daerah.
Selanjutnya, kata Herowhin Sinaga yang lahir 16 Juni 1974 itu adalah pengembangan sistem informasi akuntabilitas pemerintah daerah, peningkatan kemampuan pegawai sesuai kebutuhan, peningkatan efisiensi dan efektivitas struktur organisasi pemerintahan daerah sesuai tupoksi, penataan ruang wilayah, penegakan hukum rencana tata ruang dan peningkatan mutu dan sarana/prasarana pelayanan publik, ujar suami dari Vera Silva Fransiska Br Silalahi itu.
Strategi kedua SIANTAR BERSATU adalah memacu pertumbuhan dan pemerataan ekonomi dengan memberdayakan/membina secara terpadu usaha kecil menengah dan besar, pengembangan dan pemantapan kelembagaan koperasi dan UKM termasuk SDM-nya, peningkatan sarana dan prasarana pendukung, penataan pemerintah yang wirausaha (entrepreneur government), peningkatan dan pemerataan investasi, peningkatan kapasitas infrastruktur, telekomunikasi dan suplai energi, pemberdayaan stakeholder dalam pengembangan investasi, pengembangan bisnis daerah dan pemanfaatan sumber daya yang berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan.
Strategi ketiga adalah meningkatkan pembangunan teritorial dengan mengembangkan usaha aktivitas masyarakat melalui pengembangan potensi perdagangan, jasa dan agrobisnis, peningkatan kualitas pendidikan dengan 3 T (tersedia, terjangkau dan terjamin, pengembangan pendidikan formal dan infromasl di perkotaan, peningkatan pelayanan kesehatan, pengembangan nilai-nilai agama, budaya, adat istiadat, etika dan moral.
Untuk itu agar semua strategi itu dapat diwujudnyatakan maka bagi kami sangat menghargai satu suara untuk semua dan semua suara untuk satu dalam Pemilukada nanti. Bagi kami strategi untuk memenangkan dalam Pilkada nanti tidak ada strategi khusus dan kami percayakan rakyat Siantar dari semua kelurahan pasti ingin SIANTAR BERSATU, ujar Herowhin yang juga mantan Kepala Bappeda P Siantar itu.
Terpenting kami sampaikan, lanjut Herowhin bahwa kita akan bangun perumahan rakyat yang murah bagi rakyat dan pemberian asuransi kesehatan bagi siswa SD sampai tingkat SLTA dan pembentukan Badan di pemerintahan yang khusus menangani perumahan, Taman Pemakaman Umum dan kegiatan sosial masyarakat lainnya. Ini penting, karena sampai saai ini tentang perumahan, asuransi kesehatan dan TPU adalah masalah yang paling tinggi kita temukan di masyarakat.
Ditambahkan, permasalahan utama dalam pembangunan Kota P Siantar saat ini adalah mengurangi keterisolasian dan keterbelakangan, terutama mengentaskan masyarakat dari kemiskinan dan kebodohan, mengurangi kesejangan antar wilayah, antar sektor, antar golongan pendapatan dan kita harus menjaga kualitas lingkungan.
SIANTAR BERSATU merupakan strategi dan kebijaksanaan yang bukan saja dapat memerangi keterisolasian dan keterbelakangan, memerangi kemiskinan dan mengurangi terjadinya kesenjangan antar wilayah, sektor dan golongan pendapatan namun juga merupakan paradiqma baru pembangunan yang dapat memadukan aspek pertumbuhan dan pemerataan pembangunan secara simultan. Konsep dasarnya adalah pemberdayaan seluruh komponen baik pemerintahan. Masyarakat maupun swasta, dimana ketiga komponen tersebut merupakan kesatuan yang tak dapat dipisahkan. Kesemuanya itu ditujukan untuk mencapai kejayaan kota P Siantar, tegas ayah dari Jianni Herawaty Br Sinaga itu.
Pencapaian semua program pembangunan yang akan kita laksanakan, tambah Herowhin, dilakukan melalui pergeseran pemanfaatan potensi daerah menjadi priority recourses dengan mengedepankan 3 (tiga) sektor unggulan yakni SDM, agribisnis dan tourism. Strategi pembangunan semacam ini berupaya melakukan penumbuhkembangan potensi dan sumber daya yang ada yang bertumpu pada kemampuan sendiri yang dapat dikategorikan sebagai pembangunan endogen, sebagai jawaban atas kenyataan bahwa pembangunan yang dilaksanakan tanpa landasan endogen yang kuat sangat mudah diterpa dan diporak-porandakan kekuatan luar.
Dengan penerapan model pembangunan endeogen sebagaimana diuraikan, maka kita harapkan kota P Siantar akan tumbuh dan berkembang menjadi daerah yang maju dan mandiri secara berkeadilan, sehingga masa depan kota P Siantar yang lebih baik menjadi kenyataan. Dengan jiwa bersatu (bersih, sakral dan tujuan) dalam wadah NKRI dengan kapasitas dan kualitas yang lebih baik dan lebih maju, ujar Herowhin Sinaga tamatan STPDN tahun 1997 dan pasca sarjana UGM tahun 2005 itu.
Ditambahkan bahwa pada acara deklarasi nanti tanggal 20 Februari 2010 di Conventional Hall Siantar Hotel P Siantar akan hadir Ketua Umum DPP PDS Ruyandi Hutasoit, Ketua Umum DPP PPI Drs Efendi Saud MBA dan Sekjen Drs Reinhard Samah serta Ketua DPW PAN Sumut Ir Kamaluddin Harahap dan Sekjen Parluhutan Siregar. (S5/d)
10 Parpol Usung Heriza Syahputra Jadi Calon Walikota Siantar
Written by M Gunawan Purba
Wednesday, 24 February 2010 11:30
10 pimpinan partai politik (Parpol) di Kota Pematangsiantar, menandatangani nota kesepakatan mengusung pasangan calon walikota M Heriza Syahputra SH dan calon wakil walikota Horas Silitonga, Selasa (23/2), untuk bertarung di Pemilukada Kota Pematangsiantar.
Ke 10 partai itu terdiri dari 5 partai peraih kursi di lembaga legislatif lokal dan 5 partai lainnya tidak memiliki kursi (partai non seat). Masing masing partai peraih kursi ditandatangani Ketua DPD Partai Golkar Pematangsiantar Ramli Silalahi, Ketua DPC PKS Ibnu Harbani, Ketua DPC PPI Binsar Manurung, Ketua DPC PMB Rahmansyah Purba dan Ketua DPC PBR M Yusuf Siregar.
Sedangkan partai non seat di tandatangani Ketua DPC Partai Barnas Ahmad Efendi Lubis, Ketua DPC PKB Azhari Hasibuan, Ketua DPC PBB Armansyah Nasution, Ketua DPC PPP M Paidi dan Sekretaris DPC Partai Indoensia Sejahtera (PIS) Irawan.
Dengan ditandatanganinya naskah kerja sama atau nota kesepakatan itu, menurut Zainul Arifin Siregar selaku tim sukses (pemenangan) pasangan Heriza Syahputra dan Horas Silitonga, maka ke 10 partai itu, secara bersama sama akan berjuang untuk memenangkan Heriza Syahputra sebagai walikota dan Horas Silitonga sebagai wakil walikota pada Pemilukada Kota Pematangsiantar.
Disinggung Partai Pemuda Indonesia (PPI) sudah ada mendukung pasangan calon walikota dan calon wakil walikota lainnya, Herowhin Sinaga dan Frida Riani Damanik, Ketua DPC PPI Kota Pematangsiantar, Binsar Manurung mengatakan, kalau PPI yang sah adalah kepemimpinan yang Sekjen DPP PPI Niko Silitonga.
Sehingga, diluar dari itu dinilai Binsar Manurung tidak sah. Sedangkan untuk rekomendasi DPP PPI terhadap Heriza Syahputra sebagai calon walikota Pematangsiantar periode 2010 - 2015, ditandatangani oleh Plt Ketua DPP PPI Thamrin Simanjuntak bersama Sekjen Niko Silitonga.
Dipertegas kembali oleh Zainul Arifin Siregar, dirinya bersama tim sukses Heriza Syahputra dan Horas Silitonga lainnya, kalau mereka sudah mendapat penjelasan dari Departemen Hukum dan Ham (Depkumham), bahwa PPI yang sah yang dipimpin Sekjen Niko Silitonga. Penjelasan dari Depkumham itu diterima tim sukses Heriza dan Horas pada 4 Januari 2010 yang lalu.
Sementara itu, M Heriza Syahputra secara singkat menjelaskan, kalau dirinya memiliki visi dan misi untuk mengoptimalkan peran pemerintah kelurahan, serta melakukan pelayanan perizinan yang transparan. Peran pemuda dalam pembangunan, juga bagian dari visi dan misi Ketua KNPI Kota Pematangsiantar tersebut.
M Gunawan Purba | Global| Pematangsiantar
PROF POLTAK SINAGA MSI/DRS JALEL SARAGIH
Dari sekian banyak calon Walikota Pematang Siantar 2010-2015, yang ini satu-satunya bergelar profesor yang mendaftar lewat jalur perseorangan. Dia adalah Prof Poltak Sinaga Msi. Ketika mendaftar ke KPU Minggu (17/1) calon walikota yang berpasangan dengan Drs Jalel Saragih ( Mantan Kadis Pendapatan Kota Siantar) ini merasa percaya diri maju dengan didukung 17.740 orang.
Prof Poltak Sinaga mengemukakan, jika terpilih akan mengedepankan prinsip keterbukaan dalam kepemimpinan, maka pemerintahan dalam lima tahun ke depan akan mampu memberikan pelayanan prima atas hajat hidup orang banyak dan penggunaan APBD mampu memenuhi harapan masyarakat.
Pendaftaran Calon Wali Kota
Jumat, 26 Pebruari 2010
Ketua KPUD Siantar Rajaingat Saragih menerima pendaftaran pasangan Poltak dan Jalil, Kamis (25/2).
Poltak-Jalil Pertama Mendaftar
SIANTAR-METRO; Prof Dr Poltak Sinaga dan Drs Jalil Saragih menjadi pasangan pertama yang mendaftar pada hari pertama dibukanya pendaftaran calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Siantar di Kantor KPUD Siantar, Kamis (25/2). Pasangan Poltak dan Jalil mendaftarkan diri dari jalur perseorangan (independen). Berkas pendaftaran Poltak-Jalil diterima Ketua KPUD Rajaingat Saragih SH didampingi anggotanya M Dilan.
Kepada METRO, Ketua KPUD Siantar Rajaingat Saragih SH usai menerima formulr pendaftara pasangan Poltak dan Jalil mengatakan, pihaknya telah menerima satu pasang pendaftar untuk Pemilukada Siantar 2010. "Kita telah menerima pendaftaran pasangan Poltak- Jalil untuk menjadi calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Siantar. Berkas selanjutnya akan diverifikasi usai jadwal pendaftaran ditutup tanggal 3 Maret mendatang," katanya.
Diutarakan Rajaingat, bagi Balon dari jalur independen, namun belum lolos verifikasi dukungan, diwajibkan untuk melengkapi dan menambah berkas dukungan dan menyerahkan ke KPUD seminggu setelah pendaftaran ditutup, agar segera dilakukan verifikasi tahap awal. Sedangkan untuk yang mendaftar dari jalur partai politik, diharuskan melengkapi berkas dukungan parpol atau gabungan parpol yang memiliki jumlah kursi di DPRD Siantar sebanyak lima kursi. "Dukungan parpol tersebut juga akan diverifikasi keabsahannya, sehingga pada saat penetapan calon nantinya tidak ada lagi yang mempermasalahkannya," tegasnya. (mag-14)
I
SYAHRIZAL LUBIS
Syahrizal Lubis juga maaju jadi Walikota Pematang Siantar dari jalur perseorangan yang mengaku didukung 14.487 orang yang berpasangan dengan dr Petrus Yusuf.
FRANS IMANUEL SIMARMATA/DRA ROKIBA HASIBUAN
BAKAL CALON WALIKOTA/WAKIL WALIKOTA
PEMATANG SIANTAR 2010-2015 DARI JALUR PERSEORANGAN
NO
NAMA PASANGAN
BAKAL CALON
KETERANGAN
1
DR RIA TELAMBANUA
DRS. SURYATNO
Didukung 20.200 orang
2
BARKAT SYAH
IR BONDETH DAMANIK
Didukung 27.846 orang
3
DR MARGAN RP SIBARANI
DRA RUPINA ARUAN
Didukung 20.179 orang
4
PROF POLTAK SINAGA MSI
DRS JALEL SARAGIH
Didukung 17.740 orang
5
IR HM ALIPIA LUBIS
IR FIRMAN PASARIBU
Didukung 22.000 orang
6
FRANS IMANUEL SIMARMATA
DRA. ROKIBA HASIBUAN
Didukung 19.852 orang
7
Kusdianto SH
Sory Ria Tarigan
Didukung 14.833 orang
8
Syahrizal Lubis
dr Petrus
Didukung 14.487 orang
Jumlah dukungan
Calon perseorangan
149.949 orang
BAKAL CALON WALIKOTA/WAKIL WALIKOTA
PEMATANG SIANTAR 2010-2015 ( yang diprediksi dari PARPOL)
Pasangan Calon Walikota Pematang Siantar 2010-2015 Barkat Syah (Akat) dan Ir Bondeth Damanik, Sabtu siang(16/1) mendaftar ke KPU Pematang Siantar. Pasangan yang diantar sejumlah pendukung ini diterima Ketua KPU Pematang Siantar Raja Ingat Saragih SH didampingi anggota KPU Batara Manurung dan Mangasi Purba SH.
Barkatsya...h maju mendaftar jadi calon dari jalur independependent (perseorangan); yang didukung oleh 26.777 orang dari seluruh kecamatan di Kota Pematang Siantar. Dukungan terbanyak dari Kecamatan Siantar Martoba, lebih dari 6 ribu orang. Jumlah dukungan yang diperoleh Barkat Syah telah melebihi persyaratan minimum yaitu 14.000 lebih. Jika saja para pendukung ini konsisten untuk menjadi pemilih pada Pemuilu Kada mendatang , maka besar kemungkinan pasangan Barkatr Syah akan menjadi pemenang dalam pertarungan ini. Para pendukung Barkat Syah Sabtu siang terlihat cukup semangat untuk mengantar calon unggulan mereka ini, di antaranya hadir sejumlah tokoh di antaranya Pdt Hot Imanson Sinaga STh, Sarbudin Panjaitan SH, MH, Muhtar Tarigan, Reagen Rajagukguk MA, Sunardinsyah (Mentan Ketua PWI Siantar-Simalungun), daan lain-lain.Bravo........!.
Pasangan Ria-Surya dari jalur independen saat mendaftar dan menyerahkan berkas dukungan pada KPU Siantar
PEMATANGSIANTAR(EKSPOSnews): Pasangan Bakal Calon (Balon) Walikota periode 2010-2015, Ria Telaumbanua br Sihotang dan Wakil Walikota, Suryatno dari jalur independen (perseorangan), Kamis (14/1) resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pematangsiantar.
Kedatangan pasangan Ria-Surya ini didampingi sekitar dua ribuan massa, sekaligus menyampaikan berkas dukungan sebanyak 20.200.
Massa berkumpul di Lapangan Adam Malik Kota Pematangsiantar, dan selanjutnya berkonvoi kendaraan dari mulai Jalan Merdeka-Jalan Sutomo-Jalan MH Sitorus dan Sekretariat KPU Pematangsiantar yang terletak di Jalan Porsea.
Konvoi massa pendukung dari pasangan Ria-Surya ini tergolong menarik dengan menggunakan kendaraan odong-odong, sepeda motor, bus angkutan kota (angkot), serta becak mesin kendaraan khas Kota Pematangsiantar. Selain itu, ada juga sekelompok massa yang menggunakan pakaian tradisional dari berbagai etnis daerah.
Iring-iringan konvoi sempat berhenti kurang lebih 10 menit di depan kompleks kantor Wali Kota dan DPRD Pematangsiantar yang terletak di Jalan Merdeka. Dengan dikawal Sat Lantas Polresta, massa bergerak secara perlahan-lahan melalui rute yang ditentukan dan berakhir di kantor KPU.
Sesampainya di KPU, pasangan Ria-Surya diterima anggota KPU, Amril Zein, Mangasi Purba, dan Batara Manurung.
Sebelum menyampaikan berkas dukungan, Ria mengatakan kedatangan mereka didampingi dua ribuan massa. Menurutnya, dukungan yang diberikan sebanyak 20.200, termasuk sisa yang masuk kemarin, sekitar 4.000 masih disimpan pihaknya. Lanjutkan, ini merupakan sebuah perjuangan yang menginginkan Kota Pematangsiantar kembali pulih dengan rasa kebersamaan.
“Ini adalah awal dari perjuangan yang harus diselesaikan dan dimenangkan. Untuk melaksanakan perjuangan ini dengan bukti dan sesuai prosedur yang benar dari pasangan Ria-Surya,” ujar perempuan berkaca mata ini.
Ria juga mengatakan kedatangan mereka dengan membawa spanduk ini sekaligus meminta lembaga penyelenggara pemilu tersebut melakukan verifikasi dukungan seadil-adilnya.
“Tuhan menginginkan Kota Pematangsiantar ini berubah kearah yang lebih baik. Kami juga menyampaikan terimakasih atas dukungan dari berbagai pihak, sebagai bukti untuk mewujudkan perjuangan melalui kemenangan,” katanya.
Selanjutnya, didampingi perwakilan massa yang membawa surat dukungan, pasangan Ria-Surya dibawa ke salah satu ruangan KPU. Dalam kesempatan tersebut, pasangan Ria-Surya langsung menyerahkan berkas daftar pendaftaran yang diterima Ketua KPU Pematangsiantar, Rajaingat Harahap, didampingi anggota KPU lainnya.
Sementara itu, Rajaingat mengatakan, secara formal dokumen dukungan diserahkan pada pihaknya untuk diperiksa dari segi jumlah, sebelum verifikasi faktual dilaksanakan. Menurutnya, surat berkas dukungan yang asli juga akan diperiksa KPU.
Selanjutnya, berkas dukungan diperiksa Batara yang juga Divisi Teknis Penyelenggaraan Pilkada 2010, dibantu pegawai Sekretariat KPU melakukan pengecekan dari setiap kelurahan dan kecamatan.(jansen)
Sekretariat : Jalan Sang Naualuh Damanik, Kompleks Griya No. 1-B Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun•\
HIMBAUAN & SERUAN !!!
Habonaron Do Bona !!!
1. Kabupaten Simalungun adalah salah satu kabupaten terbesar di Sumatera Utara ( mungkin juga di Indonesia), dengan luas wilayah 4,386.60 km² dan berpenduduk hampir 900 ribu orang. Kini terdiri dari 31 kecamatan dan sekitar 300 desa (nagori)/ kelurahan. Jarak/rentang kendali dari Kabupaten Simalungun ada sekitar 150 KM , mulai dari Ujung Padang sampai Saran Padang.
2. Sejak bergulirnya era reformasi tahun 1998, sejumlah daerah di Indonesia baik propinsi maupun kabupaten/kota telah dimekarkan. Di Sumatera Utara saja ada tambah sejumlah kabupaten/kota antara lain:*. Tapanuli Utara mekar menjadi : Kabupaten Tobasa, Kabupaten Samosir dan Kabupaten Humbang Hasundutan. Kabupaten Dairi mekar dengan membentuk Kabuapaten Pakpak Barat ( yang penduduknya hanya lebih kurang 20 ribu jiwa).*. Kabupaten Asahan mekar dengan membentuk Kabupaten Batu Bara.*. Kabupaten Deli Serdang mekar dengan membentuk Kabupaten Serdang Bedagai.+. Kabupaten Labuhan Batu mekar dengan membentuykm Kabupoaten Labuhan Batu Utara dan Labauhan Batu selartan. *. Kabaupaten Tapanuli selatan mekar dengan membentuk Kabupaten Madina, Kota Padang Sidempuan, Kabupaten Padang Lawas Utara, Kabupaten Padang Lawas Selatan.*. Kabupaten Nias mekar dengan membentuk Kabupaten Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat dan Kota Gunung Sitoli. Hanya Kabupaten Simalungun yang ketinggalan, padahal sebelum kabupaten-kabupaten tersebut dimekarkan sudah tergolong Kabupaten terbesar/terluas di Sumatera Utara.
Kabupaten Simalungun
Lambang Kabupaten Simalungun
Cogan kata: Habonaron Do Bona
Provinsi
Sumatera Utara
Ibu kota
Pematangsiantar
Luas
4,386.60 km²
Koordinat
02°36' - 03°18' U dan 98°32' - 99°35' T
Penduduk:
• Jumlah
• Kepadatan
~ 823,109
~ 188 orang/km²
Kecamatan
31
Desa/Kelurahan
323
Bupati/Wakil
Drs. T. Zulkarnaen Damanik MM / Pardamean Siregar, SP.
Kod telefon
+622
APBD
{{{apbd}}}
Kabupaten Simalungun ialah sebuah kabupaten di Sumatera Utara, Indonesia. Bupatinya saat ini adalah Drs. T. Zulkarnaen Damanik MM yang sedang bertugas untuk penggal 2005 – 2010. Timbalan bupati ialah Pardamean Siregar, SP … Ketua DPRD Simalungun Masa Bakti 2009-2014 adalah Binton Tindaon, SPd ( dari Partai Golkar)
Ibu kota Kabupaten Simalungun berada di Pematangraya. Sebelum tahun 2006, ibu kota terletak di Kota Pematangsiantar .
Geografi
Kabupaten Simalungun terdiri daripada 31 kecamatan dengan luas 438,660 hektar atau 6.12 % daripada luas wilayah Provinsi Sumatera Utara. Kecamatan yang paling luas adalah Kecamatan Tanah Jawa dengan keluasan sebanyak 49,175 hektar, sedangkan yang paling kecil adalah Kecamatan Dolok Pardamean dengan keluasan sebanyak 9,045 hektar. Keseluruhan kecamatan terdiri dari 306 desa dan 17 kelurahan.
Kabupaten Simalungun bersempadan dengan:
• Kabupaten Serdang Bedagai di utara
• Kabupaten Batubara di timur
• Kabupaten Toba Samosir di selatan
• Kabupaten Karo di barat.
Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara
Kecamatan: Bandar | Bandar Huluan | Bandar Masilam | Bosar Maligas | Dolok Batunanggar | Dolok Panribuan | Dolok Pardamean | Dolok Silau | Girsang Sipangan Bolon | Gunung Malela | Gunung Maligas | Haranggaol Horisan | Hatonduhan | Hutabayu Raja | Jawa Maraja Bah Jambi | Jorlang Hataran | Pane | Panombeian Pane | Pematang Bandar | Pematang Sidamanik | Purba | Raya | Raya Kahean | Siantar | Sidamanik | Silau Kahean | Silimakuta | Tanah Jawa | Tapian Dolok | Ujung Padang I Pamatang Silimahuta
3. Sungguh ironis memang, Kabupaten Simalungun seperti terkekang, bahkan seperti “dijajah” entah oleh siapa.
4. Akibat tidak dimekarkannya Kabupaten Simalungun, rakyat daerah ini jelas dirugikan. Paling tidak perolehan DAU juga tergolong minim. Untuk tahun anggaran 2010, misalnya hanya sekitar Rp 850 milyar. Dulu sebelum Taput dimekarkan, maka DAU (APBD) Kabupaten Simalungun jauh lebih besar. Tapi sekarang jumlah DAU di Taput dan wilayah Pemekerannya ( Tobasa, Samosir dan Humbahas ditambah Taput), barangkali sudah berkisar antara Rp 1,5 s/d Rp 2 triliun.Begitu juga daerah-daerah lain yanga mengalami pemekaran. Singkatnya perputaran uang di Kabupaten Simalungun sangat tidaka berkembang. Lowowongan kerja juga tidak bertambah secara signifikan.
5. Akibat tidak dimekarkannya Kabupaten Simalungun, maka fungsi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan juga sudah tidak efektif lagi, karena sudah terlalu luas. Lebih kasihan lagi masyarakat dari daerah Simalungun Bawah yang harus berurusan ke Kantor Bupati di Pematang Raya dengan menempuh jarak ratusan kilometer. Hal lain terlihat juga banyak sara/infrastruktur di Kabupaten Simalungun tidak terbangun/terawat, seperti jalan raya yang banyak rusak karena dana pembangunan yanag ada dewasa ini sudah tidak mencukupi lagi.
6. Oleh karena itu satu-satunya jalan agar Kabupaten Simalungun tidak ketingggalan dibanding dengana daerah lain, maka harus dilakukan pemekaran.Sekali lagi : Kabupaten Simalungun harus dimekarkan!
7. Sehubungan dengan itu Forum Pendukung Pemekaran Simalungun mengajak, menghimbau dan menyerukan seluruh masyarakat Kabupaten Simalungun, khususnya yang berada di Simalungun Bawah agar bergandengan tangan, berjuang bersama untuk mewujudkan terbentuknya Kabupaten Simalungun Hataran.
8. Dalam kaitan ini, sehubungan dengan akan dilaksanakannya Pilkada.Kabupaten Simalungun untuk memilih Bupati/Wakil Bupati Periode 2010-2015, diserukan agar jangan memilih calon/figur yang tidak mendukung pemekaran Simalungun. Bahkan kita minta agar setiap calon Bupati membuat kontrak politik untuk mendukung dan mewujudkan pemekaran Kabupaten Simalungtun pada tahun pertama masa tugasnya.
9. Demikian seruan dan himbauan ini diperbuat untuk dimaklumi bersama.
Simalungun, 24 Desember 2009